Selasa, 24 Maret 2015

Yanni Libels Meninggal Dunia sesaat mendarat di Bandara


Yanni Libels Meninggal dunia  tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB sesaat setelah mendarat di Bandara Soekarno Hatta dari Pangkal Pinang. Yanni Libelas salah seorang dari personnil Trio Libels kejang kejang di toilet bandara dan meninggal dunia saat itu juga. turut berduka cita

Jumat, 06 Maret 2015

Bubur ayam Hongkong

Bahan: 

400 gr    beras kualitas baik, cuci, rendam
    air dingin 1 jam, tiriskan
1 ekor    ayam kampung muda dan
    berlemak (900 gr), potong 12
5 siung    bawang putih, iris tipis/cincang
1/2 sdt    merica bubuk
1 sdm    garam
1/8 sdt    bumbu penyedap
1 sdt    minyak wijen
Pelengkap:
    irisan daun bawang kecil
    kulit pangsit goreng/cakue

Cara Membuat: 

Panaskan 3-4 sdm minyak, tumis bawang putih sampai harum, masukkan ayam, aduk-aduk sampai kaku. Masukkan beras, merica, dan garam, aduk 1-2 menit, angkat.
Didihkan 2 ltr air, masukkan ayam serta beras tumis. Kecilkan api sctelah mendidih kembali. Masak sambil sesekali diaduk, sampai menjadi bubur dengan kekentalan yang diinginkan. Sebelum diangkat, beri minyak wijen, dan bumbu penyedap. Hidangl<;an panas-panas, taburi daun bawang dan cakue goreng, bersama Sambal Kecap Asin Rawit 



Rabu, 04 Maret 2015

Bubur Ikan





Bahan:
 
400 gr  Beras berkualitas baik, cuci rendam air dingin 1 jam, tiriskan.
900 gr Kakap kerapu, ambil dagingnya, potong 1x1x3 cm, sisihkan kepala dan tulangnya
2 cm jahe, memarkan
4 siung bawang putih, cincang
1/4 sdt merica
1 sdm garam
1 sdt minyak wijen
bumbu penyedap secukupnya


Cara Membuat:

        Ongklok rata potongan kcpala dan tulang ikan dengan 1-2 sdm air jeruk nipis untuk mengurangi bau anyir. Biarkan 10 menit, tiriskan. Dengan api kecil, rebus semuanya dengan 1 S00 ml air bersama 2 cm jahe yang dimemarkan selama +45 menit. Angkat busa yang mengapung di permukaan. Angkat tulang dan kepala, biarkan kaldu tetap di atas api.

Sementara itu, tumis bawang putih dengan 3 sdm minyak sampai harum, masukkan beras dan merica. Aduk 1-2 menit, angkat, tuang ke panci kaldu. Masak sampai menjadi bubur sesuai kepekatan yang diinginkan, sambil sesekali di aduk agar bagian bawahnya tidak hangus. Tambahkan air panas bila perlu.

        Aduk rata daging ikan dengan 1 sdt bawang putih yang dihaluskan, 1 sdm kecap asin, dan % sdt merica. Biarkan 5 menit, lalu gulingkan rata di tepung sagu. Masukkan satu persatu ke bubur panas yang masih dijerang di atas api. Aduk pelan. Setelah daging ikan mengeras, beri garam, minyak wijen dan penyedap sesuai selera. Segera hidangkan dengan taburan daun ketumbar atau irisan halus daun bawang.



Selasa, 03 Maret 2015

AYAM GULUNG - Hwee Dwi Kee






Bahan:



150 gr ( 2 pasang) dada ayam

Iris iris tipis ¼ x 4 x 6 cm

150 gr daging bagi 8 – 12 bagian

150 gr kacang polong beku/kalengan

2 batang daun bawang, potong 3 cm

1 butir telur kocok

100 gr tepung sagu kanji



Bahan Saus:



1 siung  bawang putih dimemarkan

1 buah bawang bombai, belah 2, iris tipis

1 sdt merica bubuk

5 sdm saus tomat

Garam, gula pasir, cuka sesuai selera


Cara Membuat:

       Campur 1 sdm kecap asin, dan 1 siung bawang putih yang dihaluskan. Oleskan rata pada tiap lembar daging ayam. Tumpangkan 1 potong daging, gulung. Lakukan sampai semua bahan habis.

        Celupkan tiap gulungan ayam ke telur kocok dengan tangan kiri. Angkat dengan tangan kanan, gulingkan ke tepung sagu, kepal dengan tangan kanan supaya padat dan tersalut baik. Goreng hingga matang dan kering, sisihkan.

        Saus: saring 3 sdm sisa minyak, tumis bawang putih hingga harum. Masukkan bawang bombai, aduk sampai layu.Tuangi 150ml air, saus tomat, dan kacang polong, didihkan. Kentalkan dengan 1 sdt maizena yang dicairkan dengan sedikit air, masukkan daun bawang, aduk, segera angkat.



Senin, 23 Februari 2015

Glenn Fredly - Berkarya di Republik Ini Perlu Perjuangan





Mampu bertahan pu-luhan tahun sebagai musisi di Indonesia bukan perkara mu­dah. Tidak hanya harus bersaing dengan musisi muda, tapi juga dengan pembajakan karya cipta yang hingga hari ini belum ada solusinya.
Di tengah tantangan yang hebat itu, musisi Glenn Fredly Deviano Latuihamallo (39) mem-buktikan dapat berkarya selama 20 tahun di industri musik In­donesia. Bukti kesuksesannya, Glenn telah menghasilkan 15 al­bum solo dan 5 kali mendapat-kan platinum.
"Luar biasa. Sejak awal ber-karir saya tidak pernah memba-yangkan mampu bertahan hing­ga selama ini. Di awal karir saya hanya ingin memberikan karya yang terbaik. Ini seperti sebuah bonus ach/evement. Saya ber-syukur untuk ini semua," ucap-nya saat ditemui saat konferensi
                                    i     i      _                                   -f-_ L..
Usaha dan keyakinan Glenn berbuah manis. Namanya boo­ming ketika meluncurkan album ke tiganya bertajuk Selamat Pagi, Dunia! (2003). Banyak
hits yang muncul dari album ketiganya sebagai solois terse­but. Hits yang paling menggun-cang Indonesia adalah lagu Januari. Sejak itu Glenn kemu-dian mendapat julukan sebagai 'Bapak Galau Indonesia'. Karena semua lagu-lagu Glenn ber-temakan cinta yang galau.
Bertahan
Meski booming, hamun tak lantas semuanya menjadi mu­dah. Ujian terhadap karir ber-musik pelantun Kisah Romantis itu muncul lagi saat pembajakan di Indonesia semakin marak se-kitar tahun 2010.
"Saya sempat kepikiran, ba­gaimana eksistensi saya sebagai musisi. Apa bisa bertahan lama? Apakah masyarakat Indonesia  lebih suka membeli yang ba-jakan karena harganya lebih mu-rah," ucap Glenn.
Tapi, lanjut Glenn, di sini lah peran musisi untuk memberi pemahaman kepada penikmat musik untuk bisa memilih men-gunakan yang tidak bajakan.
Tak hanya itu, Glenn juga akan mempersembahkan se­buah film berjudul Surat Dari Praha, yang bercerita seputar kisah hidup pria kelahiran Ja­karta, 30 September 1975 itu. Dalam film tersebut, dirinya akan menjadi produser.
Ditambahkan Glenn, selama periode tahun 2015 ini, dirinya berharap bisa mempersembah­kan sebuah karya dari berbagai bidang dan tidak hanya di musik. Seperti diketahui, Glenn sukses sebagai produser melalui film Cahaya dari Timur yang berhasil meraih Piala Citra FFI 2014.
"Saya ingin memaknai 20 ta­hun perjalanan karir saya dengan menciptakan kegiatan yang ada kaitannya dengan dunia hiburan yang saya jalani selama ini. Saya akan mempersembahkan se­buah karya sastra, film, dan karya